7 Penyebab Kepala Pusing saat Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya

Pernah bangun di pagi hari dengan kepala terasa pusing atau berat? Pusing sesekali saat bangun tidur itu biasa, tapi ketika itu sering terjadi, bisa jadi hal tersebut menunjukkan kondisi medis tertentu.

Dokter keluarga Pauline Jose mengungkap beberapa penyebab pusing yang paling umum di pagi hari, seperti dilansir dari Livestrong, Ahad, 26 Desember 2021.

1. Dehidrasi

Jika terbangun dengan kepala terasa berputar, bisa jadi itu karena tubuh dehidrasi dan membutuhkan lebih banyak air. Kekurangan cairan membuat volume darah dan tekanannya menurun, menurut Harvard Health Publishing. Akibatnya, otak tidak mendapatkan cukup darah dan akhirnya merasa pusing. Dehidrasi sering terjadi setelah malam harinya banyak minum alkohol. Jadi, segera minum banyak air putih untuk mencukupi cairan tubuh.

2. Gula darah rendah

Kadar gula darah rendah (juga dikenal sebagai hipoglikemia) dapat menyebabkan pusing di pagi hari, kata Jose. Ketika tubuh kekurangan glukosa, yang merupakan sumber bahan bakar utama tubuh, sistem melambat, termasuk otak, menurut Harvard Health Publishing. Itu sebabnya bangun tidur dengan keadaan pusing atau bahkan sedikit bingung.

Menurut Mayo Clinic, gejala lain dari gula darah rendah meliputi detak jantung tidak teratur atau cepat, kelelahan, kulit pucat, kecemasan, berkeringat, kelaparan, lekas marah, serta kesemutan pada bibir, lidah atau pipi. Jika ini terjadi, cukup makan atau minum sesuatu yang manis seperti segelas jus jeruk.

3. Obat-obatan

Obat-obatan juga bisa menimbulkan efek samping pusing dan perasaan goyang saat bangun tidur. Misalnya, obat hipertensi dapat menurunkan tekanan darah terlalu rendah sehingga menyebabkan pusing, kata Jose. Selain itu, diuretik dapat menyebabkan dehidrasi, yang juga dapat menyebabkan pusing, menurut Harvard Health Publishing. Bicarakan dengan dokter, jika bisa gantilah obatnya.

4. Vertigo

Jika terbangun dengan sensasi ruangan berputar, penyebabnya mungkin vertigo. Kondisi ini sering disebabkan oleh masalah telinga bagian dalam, kata Jose.

“Saluran setengah lingkaran di telinga bagian dalam memiliki cairan yang bergerak saat kepala kita bergerak, dan terkadang pembentukan batu (disebut otolith) mengganggu aliran cairan,” kata Jose. Dan gangguan ini menyebabkan pusing.

Jika vertigo kronis, dokter mungkin melihat kondisi medis lainnya seperti penyakit Meniere, gangguan telinga bagian dalam yang menyebabkan pusing dan gangguan pendengaran.

5. Bangun dari tempat tidur buru-buru

Ketika melompat dari tempat tidur terlalu cepat, biasanya pandangan terasa agak kabur. Dan naik tiba-tiba dari posisi terlentang ke posisi tegak bisa membuat ruangan berputar. Hal ini sering disebabkan oleh hipotensi ortostatik, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba yang dapat terjadi ketika seseorang berdiri, kata Jose. Masalah ini menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, tambahnya.

Tak usah buru-buru, bangun dari tempat tidur secara bertahap akan membantu tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan posisi dan tetap stabil.

6. Hamil

Bangun pusing dan mual? Merasa pusing di pagi hari mungkin merupakan produk sampingan dari janin di dalam kandungan. Morning sickness dan pusing berjalan beriringan, keduanya merupakan gejala umum pada awal kehamilan karena fluktuasi hormonal dan peningkatan volume darah, menurut Klinik Cleveland.

Bergerak perlahan dan menghindari perubahan posisi yang tiba-tiba dapat membantu mencegah penurunan tekanan darah yang cepat saat bangun tidur.

7. Sleep Apnea

Sleep apnea sering dikaitkan dengan gejala seperti mendengkur, tapi sebenarnya ini ditandai dengan pernapasan yang tidak normal atau terganggu saat tidur. Kondisi tersebut juga menyebabkan perasaan pusing di pagi hari, kata Jose.

Orang dengan sleep apnea mungkin mengalami kesulitan bernapas atau akan terengah-engah saat tidur, sehingga dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah. Ketika otak kekurangan oksigen di malam hari, mungkin pagi hari akan terbangun dengan perasaan pusing, kata Jose. Menurut Mayo Clinic, tanda-tanda sleep apnea lainnya meliputi bangun dengan mulut kering, insomnia, mengantuk berlebihan di siang hari, tidak focus, dan lekas marah.

Bicarakan dengan dokter, jika perlu, dokter mungkin meresepkan obat atau alat bantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.