Cara Mengatahui Permintaan Maaf yang Tulus atau Tidak

Jika berbuat salah tentu harus minta maaf. Dan setiap orang tentu ingin menerima permintaan maaf yang tulus. Hanya saja, indikator tulus tidaknya seseorang saat meminta maaf begitu samar.

Mungkin ada yang bisa membacanya dari bahasa tubuh, intonasi suara, cara menyampaikan permintaan maaf, hingga jauh setelah permintaan maaf itu tersampaikan. Macam-macam juga metode orang meminta maaf. Misalkan mengirimkan bunga disertai kartu ucapan permintaan maaf, meminta maaf secara langsung, atau menitipkan pesan meminta maaf melalui teman.

Tentunya harus ada empati, penyesalan, janji tidak mengulang, dan belajar dari kesalahan. Intinya adalah orang yang meminta maaf tahu apa yang membuat dia harus minta maaf dan memahami pula bagaimana memperbaikinya. Mengutip laman Very Well Mind, berikut beberapa hal yang bisa menjadi indikasi apakah permintaan maaf seseorang termasuk tulus atau palsu.

Ada riset yang menunjukkan bahwa alasan utama seseorang tidak meminta maaf karena mereka tidak benar-benar peduli dengan orang lain, merasa meminta maaf dapat membuat harga dirinya jatuh, atau berpikir kalau meminta maaf itu tiada berguna.

SHELAMITA AZZAHRA | VERY WELL MIND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.