Samuel Sekuritas: Jika IHSG Turun Menembus 6.600, Pelemahan Dapat Berlanjut

TEMPO.CO, Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG tertekan pada perdagangan kemarin setelah mencapai level resistance 6.670-6.690. Saat ini, indeks mendekati level support 6.600.

“Jika tembus maka pelemahan dapat berlanjut ke area 6.544,” dinukil dari analisis Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu, 15 Desember 2021.

Sebelumnya, IHSG tertahan di zona merah pada sesi kedua perdagangan, Selasa, 14 Desember 2021. Samuel Sekuritas Indonesia mencatat IHSG menutup sesi di level 6.615,6 atau 0,7 persen lebih rendah dibandingkan angka penutupan Senin kemarin yaitu 6.652,9.

Pada perdagangan hari ini, sedikitnya ada empat saham yang dicermati. Pertama, Elang Mahkota Teknologi alias EMTK yang sebelumnya ditutup di 2.200. Harga saham emiten ini tertahan. Samuel Sekuritas melihat pergerakan saham ini kemungkinan akan koreksi dalam pola bullish pullback mendekati 2120-2030, sebagai area beli. Adapun resistance di level 2340-2675.

Selanjutnya, Wintermar Offshore Marine alias WINS terakhir ditutup di level 218. Harga saham ini mencapai resistance dalam pola upchannel sejak Mei 2021. “Kemungkinan akan koreksi dulu ke 210, lalu konsolidasi di kisaran 200-240. Jika tembus 200, maka kemungkinan akan melemah ke 180,” tulis Samuel Sekuritas.

Berikutnya, Semen Indonesia atau SMGR yang terakhir ditutup di 7.750. Harga saham ini melemah dan menguji kembali area support 7.850-7.700. Jika tembus, maka tren turun akan berlanjut. Adapun batas cover di 8.150.

Terakhir, Merdeka Copper Gold alias MDKA yang terakhir ditutup di 3.610. Harga saham ini tertekan ke level support 3.600. Samuel Sekuritas memperkirakan ada kemungkinan menguat jangka pendek, Target 3.850 dan stop di 3.550.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.