Unggah Foto Bareng Suami, Shandy Aulia: Ketaatan Lebih Baik dari Pengorbanan

Shandy Aulia menuliskan curhatan soal sisi buruk dari pengambilan keputusan yang dilandaskan dengan emosi. Hal tersebut diungkapkannya sambil mengunggah foto terbarunya bersama suami, David Herbowo dan putrinya Claire Herbowo saat berlibur di Los Angeles, Amerika Serikat.

“Keputusan dengan emosi memang akan terlihat lebih mudah dan sepertinya selesai. Hidup akan menjadi lebih baik. Tapi kenyataan yang ada mengambil keputusan berdasarkan emosi karena merasa berhak ‘lebih bahagia’ adalah keputusan indah ‘Sesaat’ karena sifatnya tidak kekal,” tulis Shandy di Instagram pada Minggu, 19 Desember 2021.

Shandy dan David sebelumnya diterpa kabar kurang sedap mengenai rumah tangganya. Momen ulang tahun pernikahan yang ke-10 pada 14 Desember lalu menjadi saksi bahwa rumah tangga mereka berhasil diselamatkan. Memilih tetap bersama sesuai dengan janji suci pernikahan 10 tahun lalu adalah bukti ketaatannya kepada Tuhan.

“Ketika pernah terhilang janganlah semakin terhilang, temukan kembali gambaran diri yang seperti Tuhan inginkan bukan yang kita inginkan. Ketaatan lebih baik dari pada pengorbanan. Ketaatan kepada Tuhan, mendengar, percaya, menyerahkan perkara yang tidak dapat lagi kita tanggung dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan dan Firman-Nya,” tulisnya.

Tidak mudah bagi ibu satu anak ini untuk mengembalikan keadaan seperti dulu. Shandy mengatakan butuh kesadaran, kewarasan, ketenangan, dan penerimaan serta kerendahan hati secara penuh. “Mengambil keputusan Esensi bukan artinya semua akan langsung indah dan sesuai harapan. Ini adalah proses seumur hidup. Tapi keputusan ini akan selalu ada damai sejahtera. Karena Ketaatan kepada Tuhan Menunjukkan Kepercayaan iman,” tulisnya.

Perempuan 34 tahun ini tidak ingin mengambil keputusan secara terburu-buru dan mengutamakan emosinya. Ia merasa dengan mengikuti emosinya maka sama saja dengan melawan kehendak Tuhan dan akan berakhir dengan tidak baik.

“Mengambil keputusan yang Esensi karena akan ada pembelaan Tuhan yang sempurna atas kehidupan kita. Keputusan dengan emosi artinya sedang melawan kehendak Tuhan dan melawan arus yang akhirnya membawa kepada kesia-siaan. Karena ketidaktaatan membawa kepada dosa dan maut,” tulisnya.

Di akhir unggahanya, Shandy Aulia mengutip ayat Alkitab. “Dan inilah cinta, yang kita jalani menurut perintah-perintah-Nya; Inilah perintah, seperti yang telah kamu dengar dari awal, supaya kamu berjalan di dalamnya -2 John 6-,” tulis Shandy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.